Tips Gizi: Merawat Odha di Rumah
Nov 25th, 2008 | By admin2 | Category: Tips & TrikOdha dapat memakan apa saja yang diinginkannya; sebenarnya, makin banyak makin baik. Diet seimbang dengan banyak kandungan gizi, serat, dan cairan adalah sehat untuk setiap orang. Menyiapkan makanan untuk Odha membutuhkan sedikit perhatian, walaupun sebenarnya aturan ini juga berlaku untuk semua orang.
- Jangan meminum susu mentah (tidak dimasak/dipasteurisasi).
- Jangan memakan telur mentah. Hati-hati: telur mentah bisa terdapat dalam saos selada, es krim, minuman sari buah-buahan, dan makanan lain.
- Semua daging sapi, babi, ayam, ikan, dan daging lain harus dimasak dengan baik, tanpa ada warna merah di tengahnya.
- Jangan memakan ikan atau kerang mentah (seperti tiram).
- Cuci tangan sebelum memegang makanan dan cuci lagi sebelum memegang makanan lain.
- Cuci semua perkakas (pisau, sudip, sendok, dll.) sebelum memakainya kembali untuk makanan lain.
- Jika kita harus mencicipi makanan sambil memasak, pakailah sendok bersih setiap kali kita mencicipi; jangan mengaduk makanan dengan sendok yang kita pakai untuk mencicipi. Jangan biarkan darah dari daging sapi, babi, atau ayam yang belum dimasak atau air dari hidangan laut menyentuh makanan lain.
- Pakai talenan untuk memotong apa saja dan cuci talenan tersebut dengan sabun dan air hangat sebelum dipakai lagi untuk memotong makanan lain.
- Cuci semua buah dan sayuran segar dengan hati-hati. Masak atau kupas buah dan sayuran organik karena mungkin terdapat kuman pada kulitnya. Jangan memakan selada atau sayuran lain yang ditanam secara organik bila tidak dapat dikupas atau dimasak.
Kita tidak perlu menyediakan piring, pisau, garpu, atau sendok khusus untuk Odha. Piringnya juga tidak harus dicuci secara khusus. Cucilah semua piring sekaligus dengan sabun atau deterjen dalam air panas. Odha dapat menyiapkan makanan untuk orang lain. Seperti orang lain yang menyiapkan makanan, Odha harus mencuci tangannya dahulu dan jangan menjilat jarinya atau perkakas saat memasak. Namun, orang yang sedang diare sebaiknya tidak menyiapkan makanan.
Supaya makanan yang disiapkan tidak lekas basi, berikan makanan yang seharusnya panas dalam keadaan panas dan makanan yang seharusnya dingin dalam keadaan dingin. Tutup sisa makanan dan simpan di dalam kulkas sesegera mungkin.
Jamu
Sering kali Odha di Indonesia ingin memakai macam-macam jamu atau obat tradisional lain. Sayangnya, banyak jamu tidak dibuat dengan cara yang bersih, dan dapat mengandung jamur dan/atau bakteri. Jika kita membeli jamu kering, sebaiknya kita hanya beli dari sumber atau pabrik yang menjamin kebersihannya. Lebih baik lagi, dapat resep dan membeli ramuan segar dari pasar lalu membuatnya sendiri, tentu saja sesuai dengan pedomannya.
Minuman
Orang sakit harus minum cukup banyak air. Bila mungkin, sebaiknya memakai air kemasan botol dari pabrik yang terkenal untuk air minum dan untuk masak. Jika kita harus pakai air ledeng atau sumur, air tersebut harus dididihkan selama sedikitnya satu menit. Namun ini tidak dapat menjamin air tersebut benar-benar aman. Sering kali yang paling bahaya adalah es: kita lebih baik menghindari es jika kita tidak yakin dibuat dari air kemasan botol, dan ditangani secara bersih oleh penyalur.
Banyak minuman soda, misalnya kola, mengandung banyak gula yang dapat membantu perkembangannya jamur di dalam mulut.
Merangsang Nafsu Makan
Odha sering kekurangan nafsu makan, dan ini menambahkan kehilangan berat badan, gejala khas infeksi HIV. Ada beberapa masalah yang mempengaruhi keinginan untuk makan, antara lain mual dan rasa aneh di muka sebagai efek samping obat, diare akibat infeksi oportunistik, dan infeksi jamur dalam tenggorokan. Kadang kala, masalah ini dapat diobati, dan sebaiknya dilaporkan ke dokter.
Jika kita lihat Odha kehilangan berat badan, atau tidak ingin makan, kita cenderung coba memaksakan, dan merasa kesal jika upaya kita untuk cari makan yang cocok ternyata gagal. Ada beberapa tips untuk membantu agar Odha ingin makan:
- Menyajikan makanan dengan porsi kecil, tetapi sering;
- Menyusun makan agar kelihatan menarik;
- Coba menyediakan makanan yang berwarna-warni; dan
- Jelas, sajiannya harus selezat mungkin.
- Untuk Odha yang sulit menelan makanan, makanan cairan misalnya dapat membantu. Namun, makanan ini sebaiknya hanya dipakai sebagai suplemen untuk melengkapi makanan biasa lain. []
Sumber:
http://spiritia.or.id/cst/bacacst.php?artno=1058&menu=perawmenu
