Jangan Sudutkan Remaja Tersandung Narkoba dan HIV/AIDS
Oct 24th, 2009 | By admin2 | Category: FiturTidak seharusnya remaja menjadi pihak disudutkan ketika tersandung kasus narkoba, pergaulan bebas, dan virus HIV/Aids.
Tidak seharusnya remaja menjadi pihak disudutkan ketika tersandung kasus narkoba, pergaulan bebas, dan virus HIV/Aids.
Hingga tahun 2006, diperkirakan terdapat 220.000 orang Pemakai Narboka Suntik (Penasun) di Indonesia yang terdiri dari pengguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif dengan cara suntik, serta pasien/orang sakit yang berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan upaya pengobatan/pemulihan ketergantungan Napza.
Sebut saja namanya David, meskipun sebagian orang mungkin pernah mengenalnya dengan nama Devina. Setahun yang lalu, David dipindahkan dari Rumah Tahanan Salemba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banceuy, Bandung.
Berita KPAP Jabar (13/12) – Pemerintah perlu berkonsentrasi menangani masalah narkoba untuk menanggulangi penyebaran HIV/AIDS. Pasalnya, jarum suntik narkoba menjadi sumber utama penyebaran HIV/AIDS di Jabar untuk saat ini. Demikian dinyatakan Yusuf M. Effendi, Wakil Gubernur Jawa Barat di sela-sela puncak peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) tingkat Jawa Barat yang berlangsung hari ini di Lapas [...]
Warga binaan (WB) di LAPAS adalah kelompok masyarakat yang berada pada posisi yang lemah karena tidak mampu untuk menentukan nasibnya sendiri. Pada saat yang bersamaan karena kondisi hidup dan kualitas tempat tinggalnya, mereka sangat rentan terhadap penularan jenis penyakit seperti penyakit paru-paru (TBC, infeksi saluran pernafasan), penyakit kulit dan penyakit HIV-AIDS serta hepatitis.
Kasus stroke meningkat di negara maju seperti Amerika dimana kegemukan dan junk food telah mewabah. Berdasarkan data statistik di Amerika, setiap tahun terjadi 750.000 kasus stroke baru di Amerika. Dari data tersebut menunjukkan bahwa setiap 45 menit, ada satu orang di Amerika yang terkena serangan stroke.