Susu Nan Lezat dan Bergizi

Jun 1st, 2009 | By admin2 | Category: Gizi dan Kesehatan

Masih ingatkah dengan slogan “4 Sehat 5 Sempurna”?Ya, slogan ini begitu sederhana dan mudah diingat oleh hampir semua orang. Untuk menjaga agar tubuh tetap sehat dan terpenuhi kebutuhan gizi kita dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan pokok lengkap dengan lauk, sayur dan buah serta disempurnakan dengan susu.

Susu yang terbaik untuk bayi adalah air susu ibu (ASI), karena kandungan gizinya yang lengkap dan mencukupi kebutuhan bayi hingga umur 6 bulan tanpa diberi tambahan makanan atau minuman apapun. Setelah umur 6 bulan ASI saja tidak cukup untuk bayi karena kandungan kalori yang tidak mencukupi kebutuhan perkembangan tubuh bayi dan kualitas ASI yang mulai menurun, sehingga perlu makanan pendamping ASI (MP ASI). Pemberian susu formula atau susu sapi dapat membantu kecukupan energi tersebut, namun sebaiknya ASI tetap diberikan hingga bayi berumur 2 tahun.

Susu merupakan sumber zat gizi dengan jumlah kalori yang memadai, dimana satu gelas susu mengandung 146 kalori, atau sepersepuluh kebutuhan kalori anak 4-6 tahun per harinya. Yang lebih penting dari susu adalah kandungan calsium yang dimilikinya. Satu gelas susu mengandung 246 mg calcium atau separuh dari kebutuhan calsium per hari anak usia 4-6 tahun.

Fungsi kalsium sangat penting bagi tubuh, antara lain untuk pembentukan tulang dan gigi, mencegah hipertensi dan pertahanan kekebatalan tubuh. Asupan calsium yang kurang dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kekeroposan tulang atau osteoporosis. Minum susu atau mengkonsumsi produk olahan susu seperti yogurt atau keju setiap hari sesuai kebutuhan kalsium tubuh dapat mencegah terjadinya osteoporosis. Anjuran minum susu untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada anak umur 2 hingga 8 tahun dan orang dewasa  adalah 2 gelas sehari, anak umur 9 tahun hingga umur 24 tahun dianjurkn 3 gelas sehari, begitu juga lansia umur 50 tahun keatas serta ibu hamil dan ibu menyusui.

Sayangnya, tidak semua orang bisa dan mau minum susu dengan berbagai alasan. Misalnya orang yang menderita “lactose intolerant” yang system pencernaannya tidak dapat memecah laktosa hingga terjadi diare atau mencret jika mengkonsumsi susu, atau karena alasan lain karena tidak menyukai rasa susu. Bagi orang yang lactose intolerant, alternatifnya adalah memilih susu kambing yang kandungan laktosanya lebih rendah atau minum susu kedelai, dan bagi yang tidak suka rasa susu, bisa mengkonsumsi yogurt atau keju, atau mencampur susu dalam makanan yang lain seperti dalam adonan kue atau pudding. Bagaimanapun cara mengkonsumsinya, susu menyempurnakan asupan gizi kita khususnya pemenuhuan kebutuhan kalsium.

Oleh: Oleh: Trias Mahmudiono, S.KM, MPH (Nutrition)
Sumber: http://trias.blog.unair.ac.id/2008/06/03/hari-susu-sedunia-1-juni/

Tags: , , , , , , , ,

Leave Comment