Sehat dengan Sengat Lebah
Aug 19th, 2008 | By admin2 | Category: Fitur, Kesehatan IslamiSehat bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari medis hingga alternatif. Salah satunya dengan sengat lebah. Ternyata alternatif sengat lebah bisa mengatasi berbagai penyakit. Secara khusus, racun lebah yang disengatkan pada titik tertentu dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
Pada prinsipnya pengobatan dengan menggunakan sengat lebah tidak berbeda dengan akupuntur. “pengobatan itu dilakukan dengan mencari titik-titik yang biasanya digunakan pada akupuntur, yang membedakan hanya alatnya. Akupuntur menggunakan jarum, sedangkan sengat lebah menggunakan sengatnya,” jelas Bapak Muntowid dari Pusat Perlebahan Pramuka Cibubur Jakarta Timur.
Muntowid yang sehari-haris sibuk mengobati pasien dengan teknik sengat lebah ini menjelaskan, teknik pengobatannya banyak memberikan manfaat tanpa efek samping. “Allah menciptakan lebah dengan banyak manfaat. Mulai dari madu hingga sengatnya,” urai Muntowid.
Sengat lebah atau bee venom merupakan salah satu produk lebah yang terbukti dalam menyembuhkan gejala arthritis. Lebah menurut Muntowid memiliki banyak kelebihan. Manfaatnya ada pada racunnya (bee venom), susu ratu (royal jelly), pollen (kumpulan tepung sari bunga dan nektar), roti (bee bread), madu (honey), lilin (hasil metabolisme lebah), propolis (zat yang dihasilkan oleh lebah pekerja), hingga tempayah-nya (bayi lebah).
Secara khusus, racun lebah ketika disengatkan pada titik tertentu dapat meningkatkan daya tahan tubuh,” ungkap Muntowid. Toksin (racun) yang ada pada lebah sangat berguna untuk tubuh dan membantu menghilangkan rasa sakit, memfungsikan kelenjar-kelenjar yang ada dalam tubuh dan mengendorkan saraf.
Penyakit yang Dapat Diobati
Racun atau bisa lebah dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Dari hasil pengalaman selama tiga puluh tahunan sejak tahun 1971 hingga kini, sengatan lebah dapat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari yang berat hingga yang ringan. Misalnya rematik, asam urat, alergi udara debu, sering pusaing, darah rendah atau tinggi, kencing manis, kolesterol, sakit gigi, sesak napas, migrain, disfungsi saraf, kanker, jantung, stroke. Bahkan menurunkan berat badan pun dapat dilakukan dengan sengat lebah.
Pada akhirnya, tujuan pengobatan dengan sengat lebah ini untuk mengatur chi meridian, yakni mengatur keseimbangan yin dan yang dalam tubuh, serta menghilangkan penyebab penyakit.
“Awalnya pasien yang baru pertama kali datang, biasanya takut mencengar pengobatan sengat lebah karena akan terasa sangat sakit. Bayangan rasa sakit seperti itulah yang akhirnya seperti bumerang. Padahal jika kondisi mental siap maka rasa sakit itu akan hilang. “Rasa sakit timbul hanya karena sara ketakutan,” ujar Muntowid yang kliniknya selalu penuh dengan pasien.
“Yang benar, rasa sakit memang ada, tapi itu hanya sebentar. Begitu juga jika terasa agak panas dan pedih itu wajar saja, dalam lima menit akan hilang,” tambah Muntowid.
Pasien yang diterapi dengan sengat lebah bisa langsung pulang. Sengat yang ditinggalkan lebah mudah dilepas dengan menggunakan pinset. untuk tempat tertentu bisa dilepas sendiri, atau dilepas oleh yang mengobatinya. Biasanya lebah akan mati setelah mengeluarkan sengatnya.
“Lebah yang digunakan untuk mengobati pasien adalah lebah pekerja. Kenapa yang dipilih lebah pekerja? Karena jumlah lebah pekerja itu lebih banyak,” jelas Muntowid.
Reaksi yang Timbul
Pasien yang telah disengat lebah akan mengalami reaksi yang berbeda-beda dengan pasien lainnya. Bila pasien mengalami gatal-gatal, berarti pasien mempunyai alergi atau tekanan darahnya sedang turun. Biasanya dengan memberikan satu sendok madu akan membantu untuk menghilangkan reaksi yang ditimbulkannya.
Selain rasa gatal yang timbul, bisa juga terjadi pembengkakan di tubuh, atau demam. namun biasanya dengan minum madu atau penghilang rasa sakit, dalam tiga hari akan sembuh. titik yang sudah disengat akan terlihat bentol, dan itu wajar.
Muntowid biasanya mengobati pasiennya yang baru pertama kali datang paling banyak hanya dengan lima kali sengatan. untuk mereka yang hendak datang kembali harus menunggu sampai bengkaknya sembuh. minimal pada mereka yang tidak alergi dapat datang kembali setelah 2 atau 3 hari Istimewanya pengobatan dengan kemudian.
Tanpa Buka Pakaian
Istimewanya pengobatan dengan sengat lebah ini, pasien dapat melakukannya dengan tanpa membuka baju. Misalnya jika titik yang harus disengat tersebut di bagian punggung, dengan mudah saja lebah pekerja diletakkan pada titik tersebut dan disengatkan. Begitu juga dengan bagian kaki yang berkaus kaki.
Hal yang unik, jika yang sakit pada bagian kepala, maka lebah disengatkan di bagian kepala juga. Pemijatan dapat dilakukan untuk memeprlancar aliran darah.
Untuk tercapainya kesembuhan dengan sengat lebah, ada pasien yang datang cukup satu kali, tetapi ada juga yang sampai sepuluh kali, semua itu bergantung penyakitnya. “Bahkan ada yang datang hanya untuk membuat tubuh kian bugar dan sehat,” jelas Muntowid. []
Sumber:
Paras/No. 16/Tahun II/Januari 2005

artikel yang bagus, banyak pasien rematik yang bisa disembukan dengan terapi lebah. salam sukses dari peternak lebah
mohon pencerahan, untuk darah tinggi perlu berapa kali disengat lebah? supaya sembuh.tks
tetangga saya menderita tumor otak yg sdh menyebar, dokter pun sdh menyerah, lewat terapi sengat lebah Allah menyembuhkan penyakitnya. Alhamdulillah
pak zainal ,,,sekarang tetangganya sudah sembuh ya ,,,,,apa tanda tumor otak selain pusing pak,,,apakah kejang2 juga seperti saya baca di buku,,,trs berapa lama pak sembuhnya sejak terapi sengat itu,,,,terimakasih..tlg dijawab ya pak,,
berapa sih biaya terapi sengat lebah