PT. Toshiba Menghargai Hak Reproduksi Pekerja Perempuan

Jan 13th, 2012 | By | Category: Fitur

Dalam rangka Kunjungan Kerja ke PT. Toshiba Consumer Product di Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi pada hari Rabu (11/01), Ny. Netty Prasetiyani, M.Si. – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat -  didampingi oleh sejumlah kepada dinas/badan dan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kabupaten Bekasi melakukan peninjauan langsung ke lokasi perusahaan yang telah mendapatkan penghargaan Pembina Terbaik ke-2 Pekerja Perempuan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011.

Acara diawali dengan pelayanan KB gratis oleh Tim Medis BKKBN Provinsi Jawa Barat dan dibantu oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bekasi. “Sejak pagi hingga siang ini kami targetkan untuk memberi layanan KB bagi 50 calon akseptor IUD, 50 calon akseptor implant, 25 calon akseptor suntik, dan 25 calon akseptor kondom,” jelas Uis Al-Qarni dari Public Relation perusahaan. Selain akseptor dari kalangan pekerja, sebagian besar akseptor adalah penduduk di sekitar kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP).

Setibanya di lokasi, Netty Prasetiyani menyempatkan diri untuk menemui para akseptor KB di lokasi mobil layanan KB, setelah itu bersama-sama manajemen dan pekerja PT. Toshiba Consumer Product melakukan santap siang, kemudian melakukan peninjauan fasilitas kerja dan berbagai sarana penunjangnya di lingkup PT. Toshiba Consumer Product.

Kebijakan Protektif, Korektif, dan Nondiskriminatif

Setelah menyimak sambutan dari Mr. Masaaki Kikuta, Vice-President PT. Toshiba Consumer Product, dan sambutan dari Bupati Kabupaten Bekasi yang dibacakan oleh Drs. Harries Wijaya, M.Si., Kepala Dinas Tenaga Kerja kabupaten Bekasi, dalam Pesan dan Amanah Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat di Meeting Point PT. Toshiba Consumer Product dengan tema “Peningkatan Perlindungan Fungsi Reproduksi Tenaga Kerja Wanita untuk Mewujudkan Keluarga Sakinah dan Masyarakat yang Produktif”, Netty Prasetiyani menyampaikan pesan utama tentang pentingnya kebijakan protektif, korektif, dan nondiskriminatif bagi pekerja perempuan. “Untuk itu diperlukan kerjasama yang konstruktif antara manajemen dan pekerja sehingga diperoleh keseimbangan peran dalam hubungan kerja. Di sini diperlukan mediasi dan fasilitasi untuk mengupayakan peningkatan produktivitas kerja yang akan berkorelasi langsung terhadap loyalitas kerja dan kesejahteraan para pekerja,” pesan Netty.

Dari PUP hingga KB Halal

Satem (25) tampak menunggu giliran untuk mendapatkan layanan KB implant. Cukup mengejutkan bahwa ibu rumah tangga tersebut ternyata sudah memiliki anak yang duduk di bangku kelas 3 SLTP. “Ya waktu itu masih kecil lah,” jawab Satem saat ditanya pada usia berapa ia menikah. Satem mengaku bahwa ini adalah implant kedua yang akan dia pakai. “Yang pertama kali kan hampir habis, sudah hampir 3 tahun,” tambah Satem.

Dalam kesempatan tanya-jawab antara Netty Heryawan dengan karyawan di Meeting Point PT. Toshiba Consumer Product, terungkap bahwa informasi tentang Program Keluarga Berencana menjadi sebuah kebutuhan. menjawab pertanyaan pekerja, dr. Alma Luciyati, MHKes, – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat – berkesempatan untuk menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan KB yang rasional. Sementara itu, Netty Prasetiyani memberikan pemahaman tentang KB dalam perspektif syariah. “Intinya bergantung pada niat dan metode KB yang digunakan,” jelas Netty.

Ramah Pekerja Perempuan

Sebagai peraih penghargaan Pembina Terbaik ke-2 Pekerja Perempuan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011, PT. Toshiba Consumer Product membuktikan bahwa karyawan perempuan di pabrik yang memproduksi televisi LCD/LED tersebut mendapatkan perlindungan dan hak-hak reproduksi dengan baik. Selain menyediakan sarana pelayanan dan asuransi kesehatan, PT. Toshiba Consumer Product juga memberikan fasilitas khusus bagi para pekerja perempuan yang bekerja overtime dan shift malam berupa layanan antar-jemput hingga ke rumah masing-masing. Perusahaan menerapkan kebijakan 2 hari bebas bekerja bagi pekerja perempuan yang haid tanpa potongan gaji/tunjangan apapun, cuti 3 bulan bagi pekerja perempuan yang melahirkan, cuti 45 hari bagi pekerja perempuan yang keguguran, dan cuti sehari bagi pekerja yang perlu menjaga keluarganya yang sakit/dirawat. “Setelah berhasil menyediakan pojok laktasi di area pabrik, maka diharapkan PT. Toshiba Consumer Product dapat meraih penghargaan Pembina Terbaik ke-1 Pekerja Perempuan Tingkat Provinsi Jawa Barat di tahun-tahun berikutnya jika mampu menyediakan fasilitas penitipan anak (daycare) bagi balita para karyawan,” pesan Netty. []

Tags: , , , , ,

Leave Comment