Pilihlah Camilan Sehat untuk si Kecil

Apr 17th, 2009 | By | Category: Ibu dan Anak

Umumnya si kecil yang dalam usia pertumbuhan, sedang suka-sukanya bereksplorasi dengan aneka jenis makanan. Yang dikhawatirkan, si kecil lupa dengan makanan pokoknya, dan lebih suka makanan ringan.

Nah, yuk kenali camilan yang sehat untuknya. Tapi jangan lupa ya, orangtua juga perlu memberi contoh yang baik untuk anak dalam memilih makanan yang sehat lho!

Menurut dr Francisca A Tjakradidjaja MS SpGK, dari RSIA Hermina Depok, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya:

Manfaat snack

Makanan ringan atau camilan adalah makanan yang dikonsumsi di antara waktu makan utama. Konsumsi camilan merupakan bagian dari pengaturan diet yang seimbang. Camilan sehat akan menyediakan energi ekstra untuk beraktivitas dan membantu menjaga energi sampai tiba waktu makan utama.

Selain itu, konsumsi camilan sehat dapat menjaga kemampuan mengingat dan perhatian anak. Apabila menunggu lama waktu makan siang, gula darah akan turun. Maka sumber energi untuk otak akan menurun, dengan konsumsi camilan sehat akan membantu menjaga kadar gula darah sehingga otak akan berfungsi baik. Pemberian camilan sehat pada anak juga akan membentuk kebiasaan makan yang sehat dan meningkatkan variasi jenis konsumsi makanan anak serta menghindari terjadinya overeating saat makan utama.

Tiga Kali dalam sehari

Pembagian waktu makan untuk anak biasanya 3 kali makan utama dan 3 kali camilan dengan porsi kecil. Nah, Moms camilan biasanya diberikan di antara waktu makan kurang lebih berselang 2-3 jam. Camilan pertama di antara makan pagi dan makan siang, kedua di antara makan siang dan makan malam dan ketiga sebelum tidur malam.

Pemilihan camilan yang sehat dapat menjaga makan berlebihan saat makan utama. Gambaran camilan yang sehat adalah rendah kalori, dan rendah lemak, serta rendah gula, akan lebih baik bila mengandung vitamin, mineral serta serat yang cukup. Kandungan pengawet, pewarna sebaiknya dihindari. Pilihlah jenis makanan yang segar.

Kurangi fast food

Kurangi makanan fast food atau junk food karena hanya mengandung tinggi lemak dan garam. Selain itu juga kurangi konsumsi gula. Contoh camilan tidak sehat adalah permen, soda, jus buah kemasan, donat, kripik, dan lainnya. Sementara contoh camilan yang sehat seperti; puding susu buah, bubur kacang hijau, buah-buahan, yougurt, sus buah, sorbet buah, jus buah segar, arem-arem isi daging atau ayam, sayur-sayuranan yang disiram saus keju, dan lain-lain.

Ternyata bisa loh membuat camilan sendiri. Atau jika membeli jadi, tentunya faktor kebersihan dan keamanan makanan perlu jadi perhatian, ya Moms. Terkadang produsen makanan memromosikan makanan dengan gencar, dengan kemasan makanan yang menarik dan klaim bergizi baik.

Tentunya orangtua harus jeli dalam memilih camilan jadi. Bacalah label makan, perhatikan komposisi makanan, kandungan zat gizi, kandungan pewarna, dan pengawetnya. Perhatikan kandungan garam, gula dalam makanan. Selain itu hati-hati dengan istilah porsi jumbo. Sebaiknya kalori atau porsi makanan sekitar 100-150 kkal.

Hindari MSG

Dipasaran banyak beredar camilan yang mengandung MSG. MSG dalam makanan berfungsi meningkatkan cita rasa dari makanan, tapi akan memberikan efek pada kesehatan. Konsumsi MSG dapat mengakibatkan timbulnya reaksi alergi pada beberapa anak terutama yang menderita asma. Penggunaan MSG dalam jumlah banyak dilaporkan akan mengakibatkan gangguan fungsi otak dan dikaitkan dengan risiko darah tinggi. Terkadang kandungan MSG tidak disebutkan secara langsung, tapi perhatikan istilah-istilah seperti hydrolyzed plant protein, yeast extract, sodium caseinate, malt extract, bouillon broth dan protein concentrate, yang menunjukkan kandungan MSG tersembunyi.

Salah camilan bisa sebabkan obesitas

Meski snack baik untuk anak-anak, namun apabila salah memberikan camilan terhadap anak bisa sebabkan risiko terjadi kegemukan. Misalnya saja snack yang mengandung kalori tinggi, gula atau lemak. Pemberian snack dalam jumlah banyak juga akan mengurangi nafsu makan si kecil dalam menyantap makanan utamanya. Konsumsi camilan yang padat kalori seperti permen, minuman ringan, cokelat, menjelang jam makan akan mengakibatkan anak tidak merasa lapar lagi. Karena saat tiba waktu makan utama anak sudah merasa kenyang. Tentunya kedepannya juga akan membentuk kebiasan makan yanga tidak sehat untuk anak.

Pemilihan minum saat mengemil juga penting. Minuman bersoda, sirup akan meningkatkan jumlah kalori. Es krim sebagai camilan dapat menjadi pilihan, akan lebih baik bila diberi potongan buah segar seperti pisang, strawberi. Youghurt dengan irisan buah juga dapat digunakan. Jika si kecil inginkan popcorn, sebaiknya tidak ditambahkan mentega, madu, garam terlalu banyak, lebih baik berikan yang tawar. Jika si kecil suka makan sosis, lebih baik diganti dengan puding buah, atau jus buah segar. Sekarang sudah tahu kan menu snack yang lebih sehat untuk si kecil.
(Mom& Kiddie//tty)

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/02/04/196/189479/pilihlah-camilan-sehat-untuk-si-kecil

Tags: , , , , , ,

Leave Comment