Pelatihan Fasilitator Siaga dalam Rangka Pembentukan Posyandu Unggul
Jul 24th, 2008 | By Admin | Category: BeritaMasih dalam rangkaian upaya menyukseskan Program Siaga, Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Siaga dalam Rangka Pembentukan Posyandu Unggul Tingkat Kota Cimahi Tahun 2008 di Pandiga Jati, Cibabat, Cimahi. Pelatihan ini dibagi menjadi 2 gelombang. Gelombang pertama diadakan pada tanggal 21-23 Juli 2008. Peserta terdiri dari Kepala Puskesmas, staf kecamatan, staf kelurahan, dan tokoh masyarakat.
“Selama ini yang dilatih menjadi fasilitator Siaga diantaranya petugas kesehatan di Puskesmas. Jadi tidak heran jika banyak kepala Puskesmas justru belum memahami dengan baik tentang apa itu program Siaga. Oleh karena itu dalam pelatihan ini kami sengaja mengundang para kepala Puskesmas. Kami pun mengundang staf kecamatan dan kelurahan. Keberadaan mereka sangat penting, karena suksesnya program siaga tidak lepas dari dukungan pihak kecamatan dan kelurahan.” ungkap drg. Pratiwi, M.Kes., Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Cimahi.
Dalam sambutan tertulisnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyampaikan bahwa pada tahun 2005 telah dibentuk 75 RW Siaga Maternal. Pada tahun 2007 dibentuk lagi 45 RW Siaga Komprehensif. Pada bulan Mei-Juni 2008 dibentuk 15 RW Siaga Komprehensif. Saat ini tengah berlangsung pembentukan 60 RW SIaga lagi.
Dalam pelatihan ini, peserta diberi pengetahuan tentang Konsep Siaga dan pelatihan tentang teknik memfasilitasi pengorganisasian Siaga, khususnya di tingkat kelurahan. Mengingat tidak semua peserta merupakan tenaga kesehatan, maka dalam pelatihan ini pun disampaikan beberapa informasi dasar kesehatan yang perlu diketahui dan erat kaitannya dengan program Siaga seperti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi).
Hadir sebagai trainer Zusan Zeulvia, M.Pd. dan Yayat Hidayat, S.SOs. dari Heatlh Services Programme (HSP) Jawa Barat. Materi pelatihan yang menggabungkan metode klasikal, simulasi, dan permainan dinilai cukup efektif sehingga peserta dapat memahami dengan baik tentang program Siaga yang intinya memandirikan masyarakat dengan segala potensi yang ada untuk megantisipasi dan mengatasi masalah kesehatan masyarakat.
“Kami menyisipkan muatan Posyandu dalam pelatihan ini. Hal ini tidak lain dikarenakan Posyandu sebagai bagian integral dalam sistem Siaga yang selama ini menjadi ujung tombak upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) untuk kesehatan ibu dan anak,” jelas Dian Sri Rejeki, SP., staf Dinas Kesehatan Kota Cimahi sekaligus panitia pelaksana, di sela-sela berlangsungnya pelatihan. []
