Informasi untuk Keluarga Pasien Hepatitis C

Jan 27th, 2009 | By | Category: Tips & Trik

Penyakit Hepatitis C merupakan suatu kondisi yang serius. Namun apabila keluarga atau sahabat Anda terdiagnosis mengidap penyakit ini dan belum mengalami kerusakan hati yang berat, mungkin dia tidak akan mengalami gejala apapun. Meskipun demikian, keluarga atau sahabat Anda tetaplah membutuhkan pengobatan dan dukungan dari Anda.

Penderita yang telah mengalami kerusakan hati yang berat akan semakin membutuhkan dukungan dan rasa aman. Dokter atau perawat dapat menjadi sumber informasi terbaik seputar perawatan fisik yang diperlukan oleh penderita. Selain itu, Anda juga bisa meminta dukungan dari orang lain termasuk anggota masyarakat di sekitar Anda, para profesional kesehatan jiwa, penderita hepatitis C yang lain maupun dari keluarga dan pasangan tercinta.

Sekarang ini telah tersedia obat seperti pegylated interferon alfa-2a yang bisa membantu penderita hepatitis C. Sarankan penderita segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah obat ini tepat baginya.

Sebagai keluarga atau sahabat penderita Hepatitis C, Anda mungkin perlu mewaspadai adanya tanda-tanda ataupun gejala-gejala yang dapat mengganggu penderita hepatitis C.
Anda mungkin ingin mengetahui bagaimana caranya dan apa yang diperlukan untuk memantau penderita.

Pentingnya Dukungan

Terdiagnosis positif menderita Hepatitis C bisa menjadi sebuah peristiwa yang mengubah hidup seseorang. Jika seorang keluarga atau sahabat Anda baru saja dinyatakan terkena hepatitis C, mungkin dia mengharapkan dan membutuhkan dukungan Anda.

Anda dapat mulai dengan mempelajari seluk beluk virus hepatitis C, penyebaran dan pengobatannya sebelum memberikan dukungan dan melakukan pengobatan. Dukunglah keluarga atau sahabat Anda untuk terus melakukan aktivitas kesehariannya, namun waspadai apabila dia mulai menunjukkan tanda kelelahan atau merasa sakit dan membutuhkan bantuan.

Bersama dengannya, fokuskan perhatian pada usaha untuk tetap menjaga kesehatan, menangani penyakit hepatitis C dan menerapkan sikap yang positif. Gunakan kesempatan ini untuk melakukan pembaharuan dalam kehidupan Anda bersama, sehingga kesehatan Anda dan keluarga ataupun sahabat Anda bisa meningkat. Yang dapat dilakukan diantaranya, menghindari konsumsi alkohol dan zat-zat lain yang tidak sehat, memulai program olah raga, mempelajari cara memasak yang sehat dan mencari cara mengurangi stress dalam kehidupan.

Berikut beberapa tips kerjasama dengan penderita Hepatitis C:

Hati-hati dalam melakukan berbagai tugas, seperti mengolah sebagian besar nutrisi yang terkandung di dalam makanan yang dikonsumsi untuk menghasilkan protein penting. Hepatitis C ditandai dengan banyak gejala yang terkait dengan nutrisi, antara lain hilangnya nafsu makan, kelelahan, rasa mual dan penurunan berat badan. Karena penderita Hepatitis C cenderung kehilangan nafsu makan, dukunglah keluarga atau sahabat Anda untuk sering mengkonsumsi makanan ringan bergizi yang mudah dicerna. Penderita hepatitis C harus mengikuti gaya hidup yang sehat, makan seimbang, diet rendah lemak dan menghindari alkohol. Diet tinggi karbohidrat kompleks bisa membantu memberikan energi dan menjaga berat badan.

Karbohidrat kompleks banyak terkandung dalam sayuran, kentang, roti dan nasi. Andapun juga bisa mendorong keluarga atau sahabat untuk mengubah kebiasaan makannya. Istirahat dan berolahraga yang cukup dapat menghilangkan kepenatan dan memberikan rasa nyaman.

Dukung keluarga atau sahabat melalui kehadiran Anda, entah sebagai teman bicara atau bersama melakukan aktivitas yang dia inginkan.

Dukunglah keluarga atau sahabat untuk tetap menjalani program pengobatan yang dianjurkan dokter, mengikuti pola makan yang benar serta berolahraga dan beristirahat yang cukup. Jika perlu jadilah panutan dalam menerapkan gaya hidup yang sehat.

Pelajari sebanyak mungkin informasi seputar Hepatitis C supaya Anda bisa melakukan yang terbaik ketika merawat keluarga atau sahabat Anda.

Jadilah Penasehat bilamana Anda bisa, terutama dalam interaksi antara keluarga atau sahabat Anda dengan dokter atau petugas kesehatan lainnya.

Bersama-sama dengan penderita, lakukan beberapa tugasnya, terutama bila keluarga atau teman Anda terlihat murung dan kelelahan.

Diskusikan seputar kehidupan Anda berdua. Bersikap terbuka mengenai kekhawatiran dapat meningkatkan komunikasi di antara Anda berdua. Tetapi nikmati kehidupan Anda bersama. Usahakan untuk tidak memperlakukan keluarga atau sahabat Anda seperti seorang pesakitan.

Pentingnya Pengobatan

Salah satu hal terpenting yang bisa Anda lakukan bagi keluarga atau sahabat yang menderita hepatitis C adalah dengan memberi motivasi melakukan pemeriksaan untuk pengobatan. Bila keluarga aatau sahabat Anda telah mulai menjalani pengobatan, pastikan dia mengkomsumsi obat secara benar, menepati jadwal kunjungan ke dokter, memantau perkembangan penyakit secara teratur melalui pemeriksaan laboratorium yang semestinya.

Selama 12 minggu pertama sebagian besar penderita yang menjalani program pengobatan penyakit Hepatitis C mungkin akan merasakan efek samping yang mengganggu. Penting bagi Anda untuk senantiasa mengulangi dan menekankan kembali kepada penderita tentang manfaat dari program pengobatan yang ia jalani.

Dengan tetap bersikap positif terhadap program pengobatan, Anda sebenarnya telah memberikan bantuan dukungan yang besar.

Ada banyak cara untuk membatu penderita Hepatitis C. Semakin banyak Anda tahu tentang penyakit ini, semakin besar motivasi Anda untuk memberikan bantuan.

Disamping itu, Anda juga bisa membantu mendidik orang lain tentang penyakit Hepatitis C dan menghilangkan mitos seputar penyakit ini.

Cara Penularan Hepatitis C

Virus Hepatitis C menular dari seorang penderita kepada orang lain melalui kontak darah. Oleh sebab itu, kontak darah dengan keluarga atau sahabat Anda yang menderita penyakit ini harus dihindari. Berikut ini sejumlah tips untuk menekan risiko paparan:

  • Jangan menggunakan alat-alat perawatan diri seperti alat cukur, sikat gigi, gunting dan mengikir kuku atau alat-alat lain yang bisa terkena noda darah secara bergantian.
  • Sarankan penderita untuk menutupi lukanya yang menganga/terbuka, membuang barang-barang yang terkena darah secara hati-hati (misal : tissue, kapas pembersih, tampon dan serbet kesehatan). Kemudian juga lakukan hubungan seks yang aman (dengan menggunakan kondom).

Meskipun VHC biasanya tidak menular melalui aktivitas seksual, perilaku seks beresiko dapat menyebabkan penularan virus ini. Mintalah saran dokter perihal aktivitas seks yang aman.
VHC tidak menular melalui kontak biasa seperti bersin atau batuk. Jadi Anda tidak perlu khawatir tertular virus melalui cara-cara seperti ini .

Jika pasangan Anda menderita Hepatitis C dan Anda tengan berencana untuk mempunyai anak, maka perlu dipertimbangkan resiko penularan virus dari Ibu kepada bayi pada saat persalinan. Sebagaian besar penelitian menunjukkan peningkatan resiko penularan dari Ibu ke bayi sebesar 8%. Lihat “Rencana kehamilan” pada halaman 9. Ingatlah, selama Anda menghindari kontak darah dengan penderita , Anda telah menekan resiko tertular oleh virus hepatitis C. Tetapi jalani hidup Anda dengan senantiasa mencintai, memperhatikan dan menghargai satu sama lain.

Rencana Kehamilan

Jika pasangan Anda menderita hepatitis C, dan Anda berdua tengah berencana untuk mempunyai anak, maka perlu dipertimbangkan adanya resiko yang serius.

Risiko-risiko ini antara lain penularan virus hepatitis C kepada bayi dan cacat lahir yang disebabkan oleh pengobatan Hepatitis C dengan kombinasi ribavirin dan pegylated interferon.
Untuk mencegahnya, semua bayi yang dilahirkan oleh Ibu yang mengidap VHC harus secara rutin mendapatkan pemeriksaan antibodi satu tahun setelah kelahiran dan sesudahnya.

Tidak diketahui apakah kegiatan menyusui dapat menularkan virus hepatitis C, namun sebaiknya Anda mengkonsultasikannya dengan dokter Anda.

Resiko Terapi Hepatitis C

Anda dan pasangan tidak dianjurkan untuk menjalani program pengobatan Hepatitis C bila tengah menginginkan kehamilan.

Bila ingin menjalani program pengobatan, Anda perlu membicarakan dengan dokter atau perawat mengenai masalah ini .

Pasien Wanita

Wanita yang di diagnosis mengidap penyakit Hepatitis C, tidak boleh menjalani program pengobatan apabila sedang hamil.

Terapi interferon telah diketahui menyebabkan keguguran dan sering diresepkan secara kombinasi dengan obat yang di sebut ribavirin. Ribavirin dapat menyebabkan cacat lahir atau kematian janin dalam kandungan bila dikomsumsi oleh wanita hamil. Pasien wanita harus segera menjalani tes kehamilan dengan hasil negatif sebelum mendapatkan pengobatan Hepatitis C. Begitu terapi dimulai, tes kehamilan harus dilakukan setiap bulan selama terapi dan selama 6 bulan setelah terapi berakhir. Dokter akan memberitahu kapan saatnya memulai dan pasti akan menyarankan minimal 2 (dua) cara pencegahan kehamilan, salah satunya adalah cara utama (misalnya dengan menggunakan kondom).

Pemeriksaan yang ketat pada pasien wanita akan dilakukan untuk menghindari terjadinya kehamilan selama terapi dan 6 bulan setelah terapi berakhir.
Jika Anda ternyata hamil saat tengah menggunakan ribavirin atau dalam periode 6 bulan setelah terapi berakhir, segera hubungi dokter Anda.

Pasien Pria

Karena kecilnya resiko penularan melalui aktivitas seks normal, pasien pria yang menjalani terapi disarankan menggunakan kondom yang mengandung zat spermatisidal. Sangat penting bagi pasien pria rencana wanita untuk mempertimbangkan rencana kehamilan secara cermat sebelum menjalani terapi serta mengkonsultasikan masalah ini dengan dokter atau perawat.

Hal-hal yang perlu Diperhatikan

Jika keluarga atau sahabat Anda mengidap Hepatitis C, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Konsultasikan dengan dokter perihal pilihan pengbataan yang tepat. Ingat, saat ini telah tersedia pengobatan seperti pegylated interferon alfa-2a untuk melenyapkan virus dari darah dan/atau mengurangi peradangan di hati.

Sarankan untuk menghindari “jamu tradisional” serta zat-zat yang dapat merusak hati seperti alkohol dan obat-obatan illegal.

Salah satu fungsi utama dari hati adalah menghilangkan zat-zat tersebut dari dalam tubuh. Menghentikan atau mengurangi konsumsi produk-produk ini dapat mengurangi beban kerja hati secara nyata.

Tekankan manfaat pengobatan Hepatitis C dan jangan ragu untuk berbicara tentang “obat masuk akal” dan kemungkinan terhindarnya komplikasi kerusakan serius pada hati. Tekankan perlunya menjalani pengobatan secara rutin dan mengikuti petunjuk dokter. Kesabaran Anda akan sangat membantu, selama keluarga atau sahabat Anda menjalani program pengobatan.

Bergabunglah dengan si penderita untuk menjalani diet yang sehat sehingga penderita bisa memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya dan menjaga berat badan serta tingkat energinya. Anjurkan penderita untuk meminta saran dokter mengenai petunjuk diet khusus.

Sampaikan pada penderita mengenai manfaat berolahraga. Latihan fisik terbukti dapat membantu menguatkan tubuh dan meningkatkan kenyamanan hidup. Jika penderita berminat, latihan fisik bisa menjadi investasi yang bagus.

Jadilah panutan dalam menerapkan perilaku hidup yang sehat. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi penderita untuk menerapkan gaya hidup yang sehat bila Anda menjadi contoh teladan dan pemberi dukungan.

Waspadai adanya tanda-tanda depresi pada penderita, dan ketahuilah bahwa depresi itu bisa berwujud dalam banyak ragam, termasuk amarah dan amuk. Wajar saja bila mereka yang dekat dengan penderita penyakit kronis merasa sedih atau marah karena keadaan ini atau merasa tak berdaya ketika dihadapkan pada kondisi medis yang serius.

Jika penderita mengalami depresi, cemas atau kesulitan mengatasi emosi, sarankan dia untuk meminta bantuan pada seorang psikiater. Penyakit kronis bisa menjadi peristiwa yang menantang dalam kehidupan seseorang.

Dukungan bagi Anda dan Keluarga

Dukungan bisa diperoleh dari:

  • Keluarga dan sahabat
  • Dokter
  • Petugas kesehatan yang menangani secara rutin
  • Pusat layanan informas

Informasi yang tepat bisa menjadi dasar dukungan yang kuat. Hal ini akan memungkinkan Anda bersama si penderita membuat keputusan-keputusan seputar alternatif pengobatan, mengatasi perubahan hidup si penderita dan menghadapi masyarakat dalam kondisi baru seperti ini. []

Sumber:
http://hepatitis.roche.co.id

Tags: , , , , , , , ,

3 comments
Leave a comment »

  1. thks, informasi ini sangat membantu saya untuk memotivasi sahabat saya yang merupakan penderita hepatitis C, sekarang saya mengerti tentang apa yang dia katakan bahwa kehadiran saya dapat mengurangi rasa sakit yang ia rasakan. Saya paham bahwa ternyata peran saya dalam kehidupannya sangatlah penting, dengan ini saya akan berusaha lebih baik lagi untuk terus memberikan dukungan dan motivasi untuk kesembuhannya. Mohon bantuan do’a…

  2. Terima kasih untuk info tersebut. Yang masih menjadi kendala bagi saya adalah mahalnya biaya untuk pengobatan hepatitis c. Saya mohon kepada pembaca atau penderita atau yang berhubungan dengan penderita hepatitis c, apabila mengetahui bahkan pernah mengalami pengobatan dengan biaya yang terjangkau dapat berbagi dengan saya. alamat email saya chaca_rie@yahoo.com. mohon informasinya. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

  3. ak punya teman, di-diagnosa kena hepatitis c, mengenai pengobatan-nya apa yang dia lakukan tahapan apa saja, please, trima kasih

Leave Comment