Dinas Kesehatan Ingin Awasi Barang Bantuan Korban Gempa

Sep 9th, 2009 | By | Category: Artikel Utama

Senin, 07 September 2009

TEMPO Interaktif, Bandung – Dinas Kesehatan Jawa Barat ingin memeriksa tiap bantuan makanan, minuman, dan obat yang akan diberikan penyumbang untuk korban gempa. Tujuannya, menurut Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan RM. Wahyu, agar tak ada barang kadaluarsa yang diberikan ke warga.

“Bisa saja dipakai kesempatan untuk cuci gudang,” katanya di kantornya. Menurutnya, saat ini ketika ada bencana, biasanya ada pihak yang menganggap sebagai waktu yang tepat untuk mengosongkan gudangnya dari stok lama.

Untuk mencegah kejadian itu dinas akan meminta kepada seluruh lembaga swadaya masyarakat untuk melaporkan sumbangannya ke dinas sebelum diberikan ke korban gempa. Pemeriksaan itu, kata Wahyu, tidak menyeluruh ke semua barang. “Cukup lapor isinya apa, kadaluarsa kapan, nanti di lokasi kita periksa lagi,” ujarnya.

Rencana melaporkan isi sumbangan itu dianggap akan semakin mempersulit proses distribusi bantuan ke korban gempa. Anggota Wahana Lingkungan Hidup Jawa Barat Dadang Sutarja mengatakan, proses pemeriksaaan itu akan memakan waktu lama.

Apalagi, kata dia, pola pendistribusian bantuan tidak lancar. Logistik banyak menumpuk di desa atau kecamatan. “Seharusnya Dinkes melakukan pengawasan di lapangan,” katanya.

Selain itu, dinas juga diminta memberikan penerangan kepada masyarakat agar bisa mengenali tanda barang yang masih layak konsumsi dan tidak layak.  []

Leave Comment