Berhenti Merokok dan Jangan Memulainya Lagi
Nov 13th, 2008 | By admin2 | Category: Fitur, Gaya HidupApa itu Rokok?
Rokok ibarat pabrik bahan kimia. Dalam satu batang rokok yang dihisap akan dikeluarkan sekitar 4.000 bahan kimia berbahaya, di antaranya yang paling berbahaya adalah nikotin, tar, dan CO. Nikotin menyebabkan ketagihan dan penyakit jantung. Tar menyebabkan kanker. Co menyebabkan gangguan fungsi jaringan.
Rokok juga telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Diperkirakan ada sekitar 3 juta orang di seluruh dunia meninggal setiap tahunnya akibat rokok.
Apa Akibat Paparan Asap Rokok?
Paparan asap rokok secara terus-menerus dapat menyebabkan penyakit jantung, paru-paru, dan kanker yang berakhir dengan kematian. Untuk anak-anak yang terpapar asap rokok secara tetap di lingkungannya menyebabkan peningkatan infeksi saluran eprnapasan kronis, infeksi telinga bagian tengah, penurunan fungsi paru, dan asma.
Pada wanita bukan perokok selam kehamilannya menyebabkan penurunan pertumbuhan janin dan risiko kematian mendadak pada bayi.
Asap rokok juga sumber polusi ruangan yang secara langsung dapat menganggu kondisi fisik seperti riritasi mata dan hidung, sakit kepala, tenggorokan serak, kepala pusng, dan gangguan pernapasan.
Siapa Saja yang Disebut Perokok Aktif dan Pasif?
Perokok aktif adalah orang-orang yang secara rutin mengkonsumsi rokok secara rutin dengan sekecil apapun, walaupun itu hanya 1 batang dalam sehari, atau orang yang menghisap rokok walau tidak rutin sekalipun, atau hanya sekadar coba-coba dan cara menghisap rokok hanya sekadar menghembuskan asap walau tidak diisap masuk ke dalam paru-paru.
Perokok pasif adalah orang yang bukan perokok tetapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok.
Apa Akibat Merokok bagi Kesehatan?
Merokok dapat penyebabkan:
- Tekanan darah tinggi dan mengakibatkan stroke
- Menyebabkan 25% kematian akibat jantung koroner
- Serangan jantung 3 kali lebih sering dari yang bukan perokok
- Berisiko terkena penyakit kanker seperti kanker pada bibir, lidah, kerongkongan, pita suara, kandung kencing, leher rahim, dll
- Gangguan pada sistem saluran pernapasan
- Keguguran
- Bayi lahir mati atau cacat
- Berat badan lahir rendah pada bayi yang ibunya perokok
- Impotensi
- Ketergantungan, ketagihan dan cenderung terpengaruh untuk menggunakan narkoba/NAFZA.
Pada umumnya orang sulit berhenti merokok karena:
- Kecanduan
- Ketergantungan
- Pergaulan.
Apa yang Harus Dilakukan agar Dapat Berhenti Merokok?
Jika karena kecanduan, maka tips yang harus dilakukan adalah:
- Pikirkanlah hal-hal yang menyenangkan yang akan terjadi pada tubuh ketika masa krisis karena berhenti merokok (biasanya 1,5 sampai 2 minggu)
- Minumlah banyak air putih, makan banyak sayur dan buah-buahan setiap kali timbul keinginan untuk merokok
- Berbicara atau berkomunikasilah dengan orang lain dan tetaplah menyibukkan diri
- Berolahraga yang menyennagkan dan disukai secara teratur dan terukur
- Pijatlah daerah punggung dan leher, lalu tariklah napas dalam-dalam.
Jika karena ketergantungan, maka putuskan semua hubungan antara rokok dan kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan dengan tips berikut ini:
- Jika ingin merasakan rokok di tangan, bermainlah dengan barang-barang lain seperti pensil, pena, atau membaca buku
- Jika ada keinginan untuk menyalakan rokok, jauhkan rokok dari jangkauan dan buanglah korek api
- Jika biasa merokok sesudah makan, segeralah bangkit dari duduk setelah makan, gosok gihi dan pergilah berjalan atau lakukan kegiatan yang membuat lupa pada rokok
- Jika merokok disertai dengan minum kopi, maka ganilah kopi dengan jus buah dll
- Jika merokok untuk menenangkan diri, maka cobalah untuk mengingat bahaya merokok dapat mengakibatkan penyakit jantung, paru-paru, kanker, stroke, keguguran, dll.
Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan:
- Tanyalah pada diri sendiri, apakah ada teman, saudara, atau tetangga yang menderita salah satu penyakit di atas. Bayangkan jika penyakit tersebut menyerang diri kita sendiri.
- Jika keinginan untuk merokok sangat kuat, lakukanlah olahraga ringan seperti berjalan-jalan atau lakukan kegiatan yang menjadi kegemaran atau hobi Anda.
- Jika berpikir bahwa merokok dapat membuat kita menjadi tenang atau nyaman, maka katakanlah dan akuilah secara jujur bahwa rokok tidak mungkin bisa mengatasi masalah yang ada.
- Untuk mengatasi masalah ini, perlu melibatkan keluarga, teman, dan saudara untuk membantu mengalihkan perhatian dari rokok.
- Jika ingin berhenti merokok harus menetapkan tindakan yang akan dipilih atau perilaku apa yang paling mudah diubah berkaitan dengan situasi merokok.
- Buatlah pernyataan untuk berhenti merokok, kemudian bacalah pernyataan tentang niat berhenti merokok di depan teman atau saudara atau anggota keluarga yang akan menjadi pengingat agar keinginan berhenti merokok tercapai.
Cara untuk Berhenti Merokok?
Anda dapat memilih 3 cara yang ditawarkan untuk berhenti merokok yaitu seketika, menunda, dan mengurangi. Hal yang paling utama adalah niat dan tekad yang bulat untuk melaksanakan cara tersebut.
Jika Anda Ingin Berhenti Seketika
Cara ini merupakan upaya yang paling berhasil. Anda yang perokok berat, mungkin perlu bantuan tenaga untuk mengatasi efek ketagihan karena rokok mengandung zat adiktif.
Menunda
Anda dapat menunda mengisap rokok pertama 2 jam setiap hari sebelumnya dan selama 7 hari berturut-turut.
Sebagai contoh:
Anda biasanya merokok setiap hari pada pukul 07.00 pagi, maka pada:
Hari 1: pukul 09.00
Hari 2: pukul 11.00
Hari 3: pukul 15.00
Hari 5: pukul 17.00
Hari 6: pukul 19.00
Hari 7: pukul 21.00
Mengurangi
Jumlah rokok yang diisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari ke-7 atau yang ditetapkan.
Misalkan dalam sehari-hari Anda menghabiskan 28 batang rokok, maka Anda dapat merencanakan pengurangan jumlah rokok selama 7 hari dengan jumlah pengurangan sebanyak 4 batang perhari.
Sebagai contoh:
Hari 1: 24 batang
Hari 2: 20 batang
Hari 3: 16 batang
Hari 4: 12 batang
Hari 5: 8 batang
Hari 6: 4 batang
Hari 7: 0 batang
