Autism Care Berbasis PAUD Posyandu
Jul 7th, 2010 | By admin2 | Category: Berita, SlideshowPosyandu sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat pada hakikatnya merupakansebuah potensi yang sangat besar. Berbagai masalah kesehatan masyarakat selayaknya tertangani melalui optimalisasi Posyandu. “Banyak hal menarik kami temukan di Posyandu, diantaranya adalah kasus anak-anak penyandang autisme.” ungkap Kuspriyanto, Ketua Yayasan Eureka Indonesia (YEI).
Masalah autisme menjadi keprihatinan tersendiri. Tren autisme pada anak semakin hari semakin meningkat. Yang paling memprihatinkan adalah balita penyandang autisme ini banyak ditemukan di kalangan keluarga tidak mampu sehingga mereka tidak memiliki akses terhadap layanan terapi dan konseling. Karena ketidaktahuan, balita penyandang autisme sering dianggap sebagai anak idiot atau mengalami gangguan jiwa.
Posyandu selayaknya menjadi ujung tombak penjaringan kasus balita penyandang autisme. “Hanya Posyandu yang memiliki akses langsung pada balita. Untuk itu, Posyandu harus mampu menambah porsi peran pemantauannya, tidak hanya fokus pada pemantauan pertumbuhan balita, tetapi juga mulai memberikan porsi lebih pada pemantauan perkembangan balita. Hal ini lebih mungkin lagi dilaksanakan oleh Posyandu yang telah mengembangkan kegiatannya mengelola PAUD,” tambah Yanto.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari temuan-temuan yang diperoleh selama melakukan aktivitas penguatan Posyandu, YEI tengah merancang program Autism Care Indonesia (ACI) di Bandung Raya. “Rancangan ini merupakan representatif dari ACI yang sudah dioperasikan oleh rekan-rekan kami di Yayasan Cinta Harapan Indonesia (YCHI) Jakarta. Hanya saja untuk di Bandung Raya, kami merancangnya berbasis PAUD Posyandu, sejalan dengan core activities di YEI. Rancangan ini akan kami realisasikan dengan dukungan donasi yang sudah masuk melalui rekening Eureka Peduli,” tambah Yanto. []
