Antara Rokok, TBC, dan Polusi Udara
May 1st, 2009 | By admin2 | Category: Higiene dan SanitasiKebiasaan merokok dapat lebih meningkatkan terjadinya infeksi TBC, penyakit TBC, dan kematian. Demikian sebuah penelitian terbaru yang dilakukan Hsien-Ho Lin dan timnya dari Harvard School of Public Health.
Lin menyatakan bukti adanya hubungan antara kebiasaan merokok, perokok pasif, dan polusi udara di dalam ruangan dari kayu bakar dan batu bara terhadap risiko infeksi, penyakit dan kematian akibat TBC. Dari sekitar 100 orang yang diteliti, ditemukan yang merokok tembakau dan menderita TBC sebanyak 33 orang, perokok pasif dan menderita TBC 5 orang dan yang terkena polusi udara dan menderita TBC 5 orang.
Menurut Lin, mereka yang terinfeksi TBC adalah yang saat dilakukan pemeriksaan menunjukkan tes kulit tuberkulin positif, menderita TBC, dan meninggal karena TBC. Hasil temuan menyebutkan setidaknya kebiasaan merokok meningkatkan risiko terjadinya TBC sebanyak dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.
Terdapat hubungan erat antara mereka yang aktif merokok dengan terjadinya infeksi TBC dan kematian akibat TBC. Sementara pada mereka yang terpapar polusi udara dan sebagai perokok pasif, bukti yang menerangkan adanya hubungan dengan infeksi TBC masih sangat terbatas, dan masih dilakukan penelitian hingga saat ini.
Kesimpulan yang didapat untuk mencegah kejaian infeksi TBC adalah menghentikan kebiasaan merokok dan menghindari terpapar udara yang dipenuhi polutan. []
Sumber: Senior
