Memilih Makanan Jajanan
Feb 28th, 2009 | By admin2 | Category: Tips & TrikBerikut ini beberapa kiat praktis yang dapat digunakan memilih makanan yang aman.
Berikut ini beberapa kiat praktis yang dapat digunakan memilih makanan yang aman.
Kolonisasi bakteri pada usus bayi prematur berbeda dengan bayi aterm dikarenakan perbedaan metode perawatan neonatal, seperti penggunaan antibiotik atau perawatan dalam inkubator, yang dapat menunda atau mengganggu proses kolonisasi.
Trend keamanan pangan (food safety) menjadi isu sensitif dalam industri pangan. Berbagai kasus keracunan pangan yang terjadi, berasal dari kontaminasi bahan kimia dan mikrobiologi. Faktor kesehatan menjadi salah satu alasan, mengapa konsumen mengonsumsi pangan.
Seringkali diberitakan peristiwa keracunan makanan yang terjadi di perusahaan maupun perhelatan yang diduga disebabkan oleh makanan katering yang disajikan.
Berita mengenai keamanan air minum isi ulang banyak mewarnai media masa, misal ditemukannya bakteri Escherichia coli, Coliform dan bahkan Salmonella dalam air minum isi ulang yang diambil dari beberapa depo.
Mendapatkan makanan yang aman adalah hak azasi setiap orang (ICN, Roma, 1992). Pada kenyataannya, belum semua orang bisa mendapatkan akses terhadap makanan yang aman. Hal ini ditandai dengan tingginya angka kematian dan kesakitan yang diakibatkan oleh Penyakit Bawaan Makanan (PBM).
Didukung oleh Bodrex, Hari ini, Senin (16/02), 6 Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat memulai kunjungan ke 26 kabupaten/kota untuk meninjau perkembangan Desa/Kelurahan SIAGA. Untuk Kota Cimahi, rechecking difokuskan di Kelurahan Cigugur Tengah dan di RW o4.
Kegiatan Pembentukan Pos Gizi Percontohan dengan Pendekatan Positive Deviance (PD) di RW 04 Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi pada hari Sabtu (14/02) telah memasuki tahap Musyawarah Masyarakat tingkat Rukun Warga (MMRW) 1.
Perilaku manusia ternyata sangat berperan dalam mencegah timbulnya penyakit. Termasuk di dalamnya penyakit jantung, yang di Indonesia sampai sekarang masih menempati posisi jawara sebagai penyakit penyebab kematian.
“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta…” (QS. Thaahaa, 20:124)