15 Kabupaten/Kota di Jabar akan Rechecking Kesrak PKK-KB-Kes 2011
Jan 11th, 2012 | By admin2 | Category: FiturTP.PKK Jawa Barat – Rapat Koordinasi Persiapan Rechecking Program Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 pada hari selasa (10/01) bertempat di Sekretariat TP.PKK Provinsi Jawa Barat menetapkan 10 kabupaten dan 5 kota akan diikutsertakan dalam rechecking pada tanggal 16-30 Januari.
Penjadwalan rechecking ditetapkan sebagai berikut:
16 Januari: Kabupaten Karawang
17 Januari: Kabupaten Sukabumi, Kota Banjar
18 Januari: Kabupaten Subang, Kota Depok
19 Januari: Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi
20 Januari: Kabupaten Cirebon
24 Januari: Kabupaten Cianjur, Kota Bogor
25 Januari: Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bandung
27 Januari: Kabupaten Purwakarta
30 Januari: Kabupaten Sumedang
31 Januari: Kabupaten Bogor
Ketua Pokja IV TP. PKK Provinsi Jawa Barat, dr. Emma Kaysi, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Pembinaan dan Monitoring Program Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang telah dilaksanakan pada tanggal 23 November – 2 Desember 2011 dan pemeriksaan administratif terhadap laporan kegiatan di bulan Oktober-Desember 2011 dari masing-masing kabupaten/kota diperoleh 15 daerah yang dinilai layak untuk dikunjungi untuk rechecking. “Selain memiliki keunggulan untuk Program Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan secara umum, kami juga menemukan beberapa daerah yang memiliki keunggulan untuk kegiatan-kegiatan tertentu. Semuanya kami apresiasi dan terpilihlah 15 nama kabupaten/kota tersebut,” papar Emma.
Pada kesempatan yang sama,Drs. Eli Kusnaeli – Kabid Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Jawa Barat – menekankan bahwa 15 kabupaten/kota yang terpilih tersebut benar-benar layak untuk ikut rechecking berdasarkan kelengkapan berkas laporan dan ketepatan waktu masuknya berkas laporan.
Rechecking Program Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 memang dijadwalkan marathon hingga akhir bulan Januari. “Kami harus segera menyelesaikan Program Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan di tingkat provinsi karena laporannya harus segera masuk ke pusat di bulan Februari,” tegas Dra. Linda Herliany, Kasubid Hubungan Antar Lembaga dan Bina Lini Lapangan BKKBN Provinsi Jawa Barat.
Dalam kesempatan ini, BPMPD Provinsi Jawa Barat berkesempatan untuk turut mewacanakan tentang penguatan Pokjanal Posyandu. “Kami berharap dalam rechecking Program Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan tidak hanya dilakukan penilaian terhadap Posyandu, tetapi juga penilaian terhadap Pokjanal Posyandu di masing-masing daerah,” ungkap Ir. Rini Aryanti, Ka.Subid. Peningkatan Kelembagaan Masyarakat. []
